Thursday, February 14, 2019

Diklat Pengolahan Industri Agro sebagai Program Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah


LOMBOK TENGAH - Berdasarkan data makro BPS Lombok Tengah tahun 2018 bahwa perkembangan kemiskinan Kabupaten Lombok Tengah tahun 2014 – 2018 mengalami penurunan yakni pada tahun 2014 persentase penduduk miskin 16,03 % dengan jumlah penduduk miskin sejumlah 145.180 jiwa dan pada tahun 2018 mengalami penurunan menjadi 13,87 % dengan jumlah penduduk miskin 130.002 jiwa.
Wakil Bupati |Photo Disprindag Loteng

Kemudian tingkat kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah hasil BPDT BPS 2015 yang dikeluarkan oleh TNP2K/Menteri Sosial sesuai dengan SK Mensos No 71/ 2018 tentang basis data terpadu yakni berjumlah 183.333 RT/KK yang terdiri dari :
1. Desil I kategori paling miskin dan miskin berjumlah 70.468 KK.
2. Desil II kategori rentan miskin 43.024 KK,
3. Desil III kategori rentan miskin berjumlah 27.001 KK
4. Desil IV kategori mendekati miskin sejumlah 22.833 KK
5. Desil V kategori mendekati miskin sejumlah  20.007 KK

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Saman menjelaskan bahwa dalam dalam menindak lanjuti program pengentasan kemiskinan di Lombok Tengah yang tercantum dalam Dokumen pelaksanaan Anggaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah tahun 2019 terdiri dari 2 program kegiatan yaitu pelatihan IKM untuk masyarakat miskin dengan jumlah anggaran Rp. 1.005.000.000 dan peningkatan sarana produksi bagi IKM sejumlah Rp 3.977.452.000. oleh karena itu Kepala Dinas sesuai dengan hasil kordinasi TKPKD akan membuat desain atau strategi monitoring dan evaluasi dalam program pengentasan kemiskinan mulai dari penentuan sasaran, tahapan pelasanaan dan pendampingan kepada kelompok masyarakat miskin serta berkordinasi dengan SKPD pelaksana program kemiskinan, terutama dalam penentuan sasaran program kemiskinan sehingga tidak terjadi tumpeng tindih program.

Berdasarkan hal diatas maka pada hari ini,  Kamis (14/2/2019) di aula lumbung Informasi dan edukasi IKM Kecamatan Batukliang (Galeri Sentra IKM). Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah langsung bergerak melaksanakan program pengentasan kemiskinan melalui Pendidikan dan pelatihan industri Agro untuk IKM dan masyarakat miskin dengan tema mengentaskan kemiskinan dengan menumbuhkan  IKM baru  Lombok Tengah yang berdaya saing. Pelatihan industri agro ini dibagi dalam 19 angkatan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang selama 5 hari per satu angkatan. Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang perindustrian, Hj. Baiq Enny Mardiana, SH.MM selaku ketua panitia. Kabid melaporkan bahwa untuk angkatan pertama ini berasal dari 3 desa yang ada di kecamatan batukliang yakni Desa Mantang, Barebali dan Desa Aik Darek

Selanjutnya, Wakil Bupati Lombok Tengah dalam sambutan sekaligus membuka acara diklat tersebut menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Perindustrian dan perdagangan Lombok Tengah yang sudah melaksanaan program pengentasan kemiskinan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Lombok Tengah. Wabup menceritakan bahwa progress keuangan Lombok Tengah mengalami kenaikan yang fantastis yakni tahun 2015 keuangan Lombok Tengah mencapai 900 Milyar sedangkan untuk tahun 2019 mencapai 2,2 Trilyun. Sedangkan untuk PAD Lombok Tengah tahun 2015 sebesar 35 Milyar sedangkan sampai 2019 mencapai 200 milyar.

Kemudian terkait dengan pengentasan kemiskinan, wabup mengatakan pengentasan kemiskinan di Lombok Tengah lebih baik dari program pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi NTB, ini terlihat dari penurunan persentase jumlah orang miskin yang mencapai hampir 3% selama rentan 5 tahun terakhir.  Selanjutnya dengan ditetapkannya Lombok Tengah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dan jumlah kunjungan wisatawan yang banyak maka industri sebagai penyangga KEK perlu di tingkatkan kualitas dan kuantitas produk dari para IKM, maka kegiatan pendidikan dan pelatihan seperti ini diperbanyak lagi sebagai upaya peningkatan skill bagi masyarakat Lombok Tengah “imbuh wabup

Wednesday, February 13, 2019

LPTQ Lombok Tengah Gelar Orientasi Perhakiman MTQ XVIII Kab. Lombok Tengah


LOMBOK TENGAH – Untuk mengoptimalkan peran serta dan menyatukan persepsi dewan hakim/ dewan juri, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kabupaten Lombok tengah menggelar Orientasi Perhakiman Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Ke  XVIII Tingkat Kabupaten Lombok Tengah, rabu (13/02/2019) di Aula kantor kementrian Agama Kabupaten Lombok Tengah.
ORIENTASI PERHAKIMAN MTQ XVIII | Photo zahid

Ketua harian LPTQ  TGH. Sabarudin Abdurrahman,M.Pd yang dalam kesempatan itu menegaskan seluruh dewan hakim dan juri yang ditunjuk dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan akbar tersebut harus bersinergi dalam melakukan penilaian, sehingga hasil yang diperoleh tidak berbeda dan nantinya akan berdampak pada kualitas peserta MTQ sendiri.
Kita harus merujuk satu pedoman yang sama, agar penilaian tidak berbeda, sehingga kualitas qori dan qoriah yang berhasil menjadi juara sudah sesuai dengan harapan kita,” tuturnya.
Sementara, Kepala Seksi Tata usaha Kantor Kementerian Agama H.Muliadi,M.Pd menambahkan, kegiatan orientasi dewan hakim merupakan kegiatan yang sangat penting dilaksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi dalam hal penilaian kepada para peserta MTQ, agar muncul peserta MTQ terbaik dari berbagai cabang yang benar-benar memiliki kualitas dan kemampuan yang terbaik bukan karena subjektifitas dewan hakim.
Di tempat yang sama Kasubak Agama Setda Lombok tengah H.Syukri, Mengharapkan dewan hakim untuk saling bersinergi dan mengemban tugas yang diberikan secara maksimal. “Lakukan yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik,” katanya dihadapan seluruh dewan hakim MTQ XVIII kab Lombok Tengah.
Peserta Orientasi Dewan Hakim | Photo Zahid

Acara yang tersebut akan berlangsung sampai Tanggal 15 Februari 2019.
Di akhir pertemuan, Kasubak Agama Setda Lombok tengah H.Syukri dalam keteranganya mengatakan, MTQ XVIII Tingkat Kabupaten Lombok Tengah akan digelar di Kec.Janapria yang akan berlangsung dari 01 Maret s.d 07 maret 2019 mendatang. (Hid)


Friday, January 25, 2019

Akhir Bulan Maret Gaji Kades dan CS setara PNS golongan IIA

Jakarta – Pemerintah akhirnya menyetui penyetaraan gaji kades cs jadi setara dengan pegawai negeri sipil (PNS) golongan IIA. Rencananya, penyetaraan gaji tersebut akan dilaksanakan pada akhir Maret mendatang.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut selesai dari jangka waktu yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni 28 Januari. Alhasil lebih cepat, pihaknya pun berencana untuk melaksanakan kebijakan tersebut pada akhir Maret mendatang.

“Presiden sampaikan ini harus selesai sebelum tanggal 28 Januari. Hari ini tanggal 24 Januari Alhamdulillah sudah selesai. Pelaksanaannya dan pemberian penghasilan tetap kepada perangkat desa dan pelaksana desa selambat-lambatnya Insya Allah kami lakukan pada akhir bulan Maret 2019,” jelas dia dalam konferensi pers di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan penyetaraan gaji tersebut akan berlaku pada 12 perangkat desa, yakni satu kepala desa, satu sekretaris desa dan 10 orang pelaksana desa. Namun, setiap bagian mendapatkan besaran penghasilan yang berbeda-beda.
Untuk kepala desa akan mendapatkan 100% setara gaji PNS golongan IIA. Sedangkan sekretaris desa dan pelaksana desa akan mendapat gaji PNS berturut-turut 90% dan 80%. “Besaran siltap (penghasilan tetap) perangkat pemerintahan desa atau perangkat desa setara gaji pokok PNS golongan IIA. Kades setara gaji golongan IIA, Sekdes 90%-nya, pelaksana 80%-nya,” terang dia.
Sebagai informasi, anggaran gaji untuk kades cs akan bersumber dari Anggaran Belanja dan Belanja Desa (APBDes). Namun, pihaknya masih akan mengatur komposisi anggaran agar tidak mengganggu dana pembangunan desa. (dna/dna) (detik.com)

Thursday, January 3, 2019

Gubernur NTB : EMF Pantas diperjuangkan Menuju Dewan Propinsi



Tastura.Online - Lombok Tengah -  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah beserta istri Hj. Niken Saptarini Widyawati didampingi
Kepala Desa Tanak Beak Mahnun, melakukan panen Buah Naga dan Jambu Kristal, di Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT), Desa Tanak Beak, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, (3/1/2019). Yang diinisiasi oleh Hj Enok Muthiah, Lc. M.Pd.I Caleg DPRD Provinsi nomor urut 3 dari Partai Demokrat

Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi buah Naga yang luar biasa di kawasan KWT Tanak Beak, seharusnya mampu mengantarkan masyarakat sekitar untuk keluar dari kemiskinan, dengan menghadirkan lapangan kerja bagi warga sekitarnya.
Menurut Gubernur, untuk mewujudkan hal tersebut maka dalam pengelolaan hasil yang melimpah itu, proses pengolahannya harus berbasis industrialisasi dengan teknologi modern.


“Dan untuk sampai pada hal itu, maka anak-anak kita harus pintar, harus sekolah,” ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai langkah awal, Gubernur akan mengajak Kepala OPD terkait, seperti Dinas Perindustrian untuk menghadirkan inovasi dalam proses pengolahan, Dinas Perdagangan untuk proses pemasaran, Dinas Pertanian untuk teknologi budidaya yang unggul dan Dinas Pekerjaan umum dalam menunjang infrastruktur yang baik.

“Setelah semua itu hadir, maka permasalahan stok yang melimpah dan kendala pemasaran dapat kita atasi bersama-sama. Masyarakat juga harus menjamin suplay banyak dan tetap ada setiap saat” pungkas Gubernur
dalam kesepmtan itu,
Selain itu. Bang Zul mengapresiasi kegigihan Hj. Enok Muthiah Fakhruddin atau EMF dalam pembinaan KWT di Tanak Beak. Bang Zul menyampaikan EMF pantas diperjuangkan untuk menjadi Dewan Propinsi sehingga masyarakat bisa mendapatkan bantuan program maupun aspirasi melalui EMF.

Sementara Hj. Niken yang saat ini menjabat ketua PKK Propinsi memberikan apresiasi kepada KWT (Kelompok Wanita Tani) Tanak Beak yang telah bekerja keras dalam menghadirkan inovasi untuk kesejahteraan kaum perempuan di Desa Tanak Beak, Batu Kliang Utara.

Dalam kesempatan itu pula Kepala Desa Tanak Beak, Mahnun, dalam dialog langsung dengan Gubernur mengatakan kebahagiaan dirinya dan masyarakat, atas kunjungan orang nomor satu di NTB tersebut dan berterimkasih juga kepada Hj Enok yang telah bisa mneghadirkan Gubernur NTB.

Ia berharap, dengan kedatangan Gubernur tersebut akan menghasilkan solusi terhadap kendala-kendala yang dihadapi petani Buah Naga di desanya.

“Kami berharap Gubernur akan memberikan kami bantuan alat-alat produksi dan pelatihan, sehingga masyarakat dapat mengolah hasil yang melimpah menjadi hasil olahan yang bernilai. Sehingga masyarakat kami lebih sejahtera,” harap Mahnun.
di tempat yang sama Calon Dewan dari Partai Demokrat nomor urut 3 ini juga menyampaikan terimaskih kepada seluruh Masyarakt yang telah ikut hadir dalam acara tersebut.
"hajat saya hanya ingin membahagiakan kaum saya, kaum Emak-emak, jika Emak-emak bahagia maka seluruh lapisan masyarakat akan bahagia, semoga ini menjadi langkah awal kita menuju yang lebih Baik" selorohnya mengakhiri pertemuan sore itu.

Thursday, December 27, 2018

Dewan ini Intrupsi Wakil Bupati Lombok Tengah Angkat Bicara

BERITA TERKINI  - Wakil Bupati atau Wabup Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri,S.Ip jawab interupsi anggota dewan yang pertanyakan ketidak hadiran Kepala SKPD pada sidang Rabu 26/12/2018 di ruang sidang utama Kantor DPRD setempat.
Interupsi itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD, M Samsul Qomar,S.Sos yang pertanyakan kenapa bangku SKPD banyak yang kosong. Selain itu Kepala SKPD juga banyak yang tidak hadir.
Seperti dilaporkan Reporter kami, Wabup menjawab interupsi pada sidang dengan agenda persetujuan dewan terhadap Perubahan perda no 2 tahun 2016 tentang RPJMD tahun 2016 - 2021 Lombok Tengah tersebut.

Wabup mengatakan, kesulitan sesuaikan jadwal kegiatan DPRD dengan SKPD. Karena pada saat yang bersamaan ada kegiatan SKPD yang sama pentingnya dengan kegiatan dewan.
"Hari ini di D Max Hotel ada kegiatan yang dihadiri sejumlah profesor dan kepala SKPD harus datang, untuk menunda sidang juga tidak mungkin. Akibatnya memang harus ada yang tidak hadir,"jelas Wabup.
Untuk itu lanjut Wabup, pihaknya sampaikan permohoman maaf atas hal tersebut. Apalagi dikesempatan lain, Lombok Tengah telah dapat 7 kali WTP, kemudian ada tamu dari BPK juga harus ditemui, kadang berbenturan waktu dengan kegiatan DPRD.
"Tetapi kami berusaha untuk tetap hadir, paling tidak ada sekertaris SKPD yang hadir. Apa lagi saya, selalu tetap berusaha untuk hadir,"imbuh Wabup.
Untuk diketahui, pada sidang tersebut seluruh anggota dewan setujui perubahan RPJMD Lombok Tengah tahun 2016 - 2021. Ketua DPRD, HA.Fuaddi,FT.SE yang memimpin Sidang sekligus menutup masa persidangan ke III tahun 2018. (*)

Wakil Bupati Lombok Tengah lalu Pathul Bahri Buka Seminar Keuangan Daerah Penanggulangan Kemiskinan

BERITA TERKINI  - Seminar Keuangan Daerah dalam rangka Penanggulangan Kemiskinan yang digelar Rabu 26/12/2018 di D Max Hotel Bypass BIL yang dibuka Wakil Bupati atau Wabup, HL.Pathul Bahri,S.Ip tersebut dihadiri puluhan peserta dari kalangan pejabat dan berbagai element.
Seperti dilaporkan Reporter Kami yang melakukan liputan pada acara tersebut, Pathul Bahri saat membuka acara mengatakan, kalau salah satu tujuan acara tersebut, upaya pemkab tanggulangi masalah kemiskinan.

"Apapun acara yg dilakukan bertujuan bagaimana masyarakat sejahtera dengan mengentaskan kemiskinan,"kata Wabup.
Wabup pada kesempatan tersebut, menjabarkan PAD saat ini Rp.200 miliar, dengan jumlah APBD 2018 mencapai Rp. 2,2 Triliun.
Untuk mengentaskan kemiskinan lanjut Wabup, pemkab memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Salah satunya jalan yg saat ini mencapai 800 km.
"Dan satu lagi, tidak ada pemimpin atau pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyatnya. Kabupaten Lombok Tengah menganggarkan Rp.95 miliar untuk pengentasan kemiskinan pada tahun 2019,"tutup Wabup. Talentafm

Saturday, December 1, 2018

Disdukcapil Lombok Tengah Gelar Bintek Akte Online Tahap 1 bagi 17 Desa di Lombok tengah


LOMBOK TENGAH - Untuk memudahkan pelayanan pembuatan akta kelahiran Disdukcapil praya Lombok Tengah Menggelar Bintek Kepada 17 Petugas Registrasi Desa Di Lombok Tengah , Bintek yang di gelar di kantor Disdukcapil Lombok Tengah di Buka Langsung Oleh Kabid Pelayanan  Pencatatan sipil Hj.Lale Anys Fajriani,Ap.M.Si

Bintek yang di gelar ini bertujuan untuk melatih para Petugas Registrasi agar bisa melalukan Pembuatan Akte secara Online dan membimbing Warga.

Dalam kesempatan itu lale Anys mejelaskan beberapa Pelayanan yang akan di terapkan secara Digital, yang dimana program tersebut salah satunya yang di Buat oleh Disdukcapil Lombok Tengah yaitu Program SIAP-PAK yang dimana SIAP-PAK khusus Gunakan oleh seluruh Petugas Registrasi Se-Lombok Tengah

"Agar pembuatan akta mudah, bisa dilakukan dimanapun dan tidak perlu buang waktu untuk pergi ke Dinas Dukcapil," kata Anys  saat Bintek Berlangsung
Anys menambahkan, untuk mengurus akta kelahiran secara online, pemohon tinggal mengikuti pedoman pembuatan akta online yang ada di website dukcapil.kemendagri.go.id. 
"Silahkan download di website, masuk melalui webste dukcapil, isi NIK nya dulu, jadi berbasis single identity number," kata Anys.  
Namun demikian, ungkap Anys, pengurusan akta kelahiran secara online hanya bisa dilakukan oleh kepala keluarga. "Yang bisa membuat hanya kepala keluarga, tidak bisa diurus oleh orang lain," tuturnya. 

Pembuatan akta kelahiran secara online itu nantinya akan diverifikasi bertingkat di Dinas Dukcapil kabupaten Lombok Tengah. Pemohon juga dapat mencetak akta kelahiran tersebut dimana saja.
"Penduduk dapat print out (cetak) di rumah mau hitam putih atau berwarna. Tapi hanya bisa diprint out satu kali, kalau sudah dicetak, tidak bisa dicetak lagi," jelasnya.  
Persyaratan pembuatan akta kelahiran secara online tidak jauh berbeda dengan pembuatan akta secara manual. Apabila dokumennya sudah lengkap, akta kelahiran tersebut bisa segera di cetak.
"10 sampai 12 menit bisa di print out kalau dokumennya lengkap. Kalau belum lengkap, pemohon akan kita beritahukan lewat sms," katanya. 
Lebih lanjut Lale Anys menegaskan, meski akta kelahiran tersebut dibuat secara online, namun memiliki kekuatan hukum sama dengan akta kelahiran yang dibuat di Kantor Disdukcapil.  
"Dalam Permendagri No 9 tahun 2016 diatur, kekuatan hukum akta online kedudukannya sama dengan akta yang dibuat secara manual," tandasnya. (hid)